Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Design:
dollresed

Powered by Blogger

news

Sunday, February 13, 2011

6 Alasan Pria Selingkuh


Siapa sih yang nggak ingat tentang kisah sedih Nicole Kidman dan Jennifer Aniston? Kedua selebritis itu selain tenar juga cantik, dan bernasih sama. Mereka bercerai karena pasangannya selingkuh.
Para pria umumnya mengatakan bahwa sebenarnya perselingkuhan mereka hanya iseng belaka, sekalipun ada yang sudah mencapai tahap one night stand. Namu, tidak sedikit juga yang menyalahkan pasangannya. Lalu, sebenarnya apa sih alasan para pria melakukannya? Apakah perselingkuhan itu disebabkan perbuatan pihak perempuan yang menjadi pasangan?
Tidak mudah memancing pria untuk membuka rahasia, namun inilah alasan yang paling sering dikemukakan mereka

Tidak Tahan Godaan

“Awalnya sudah mencoba untuk pura-pura tidak peduli kalau dia cari perhatian. Tapi lama-lama nggak tahan juga. Apalagi melihat wajah dan bodynya yang mirip Jesica Alba.” (Albert, Desainer grafis)

Perubahan Standar

“Saat mulai berpacaran saya suka banget sama fisik pacar yang bohay, meski ngomongnya suka nggak nyambung. Tapi lama kelamaan saya mulai membutuhkan seseorang yang bisa diajak bertukar pikiran. Faktor fisik menjadi nggak penting lagi.” (Nino, staf akuntan)

Butuh Tantangan

“Rasanya adrenalin ikut naik waktu hampir ke gap pacar waktu lagi jalan sama gebetan. Dibutuhkan strategi dan kelihaian biar pacar nggak sampe tahuu kalau saya lagi selingkuh dan itu menyenangkan!” (Dino, pialang saham)

Terlalu Posesif

“Sejak pacaran, saya sudah berasa seperti diawasin polwan. Kemana pun pergi harus lapor dan minta ijin, padahal kan saya perlu waktu buat hang out dengan teman-teman. Posesifnya benar-benar keterlaluan dan nggak bisa diprotes. Jadi lebih reductil 15mg baik saya selingkuh aja biar nggak stress’ (Dimas, fotografer).

Dasarnya Tidak Setia

“Sebenarnya saya memang tidak pernah bisa terikat pada satu perempuan. apalagi kalau perempuan itu mudah ditaklukkan, saya pasti akan langsung mengejar yang lain.” (Oki, penulis)

Bosan

“Empat tahun pacaran dengan pacar sekarang ini, membuat jenuh. Padahal hubungan kami selalu baik-baik saja. Sikapnya yang sangat penurut membuat saya bosan. Lain dengan selingkuhan saya yang penuh kejutan, saya merasa mendapatkan kesegaran baru.” (David, manajer trainee).

BACA SELANJUTNYA »»

Taktik Hadapi Pria Pencemburu


Kata orang, jika pasangan Anda cemburu berarti ia jelas mencintai Anda. Memang, untuk ‘porsi’ yang wajar, cemburu bisa menstimulasi perasaan cinta seseorang pada pasangannya.
Namun, tidak selamanya cemburu itu pertanda cinta lho! Apalagi jika cemburu sudah mulai tak rasional, rasa cemburu dari pasangan justru akan membuat hidup Anda sulit.
Menilai kepribadian seseorang pada awal hubungan memang tidaklah mudah. Namun, kalau sudah cinta, mau apalagi? Maka tak ada cara lain untuk mengatasi kecemburuan itu, selain:

  1. Berusahalah untuk memahami situasi
    Tanyakan padanya, apa yang membuatnya takut saat Anda sedang tak bersamanya. Lalu, Anda berdua membuat daftar tertulis, yang berisi situasi yang memicu cemburunya. Mulai dari situasi yang paling berat, misalnya Anda bertemu mantan pacar, sampai situasi yang paling ringan, misalnya; dia tak suka Anda pergi dengan teman perempuan yang sekantor. Berusahalah memaparkan padanya situasi-situasi tersebut. Jelaskan bahwa apa yang terjadi tak seperti yang dia bayangkan. Buat dia merasa nyaman dengan penjelasan Anda. Tentu saja penjelasannya tanpa emosi yaa!
  2. Buat dia menjadi pria yang penuh percaya diri
    Berikan motivasi padanya untuk selalu tenang dan percaya acomplia acomplia diri saat dia sendiri. Mintalah padanya untuk membuang prasangka buruk bahwa kelak Anda akan mengkhianatinya.
  3. Yakinkan bahwa Anda adalah orang yang dapat dipercaya
    Jangan buat dia selalu khawatir. Telpon atau sms dia saat Anda datang tak tepat waktu. Atau ceritakan apa saja yang telah Anda lakukan saat tak bersamanya. Cara ini bisa membuatnya tak berpikir bahwa Anda telah menipu dibelakangnya.
  4. Pekalah terhadap perasaannya
    Jangan berusaha memancing suasana yang bisa membuatnya cemburu. Misalnya, membicarakan laki-laki lain di depannya atau sengaja melirik laki-laki lain yang sedang lewat di dekat Anda.

Saran

Sama halnya dengan cinta, cemburu tumbuh dalam hati secara alamiah. Namun jika cemburu sudah mulai mendatangkan penderitaan dan mengganggu Anda secara psikis. Maka tak ada cara lain kecuali mengakhiri kisah cinta Anda!

BACA SELANJUTNYA »»